Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2020

DONGENG Sun Go Kong, Para Jin dan Rahasia-Rahasia Langit.

Gambar
Pada suatu waktu dahulu, saya adalah seorang penggemar serial drama Kera Sakti. Mungkin bisa dibilang keranjingan sebab saya tak pernah melewatkan setiap tayangan per episodenya, meski begitu sejujurnya dalam hati ketika itu saya juga sering sinis mencibir (seneng-seneng masam) sewaktu menonton sinetron aksi tersebut, terutama saat Sun Go Kong terbang ke langit dan mengobrak-abrik istana surga yang dijaga ketat oleh puluhan ribu tentara para dewa. Aneh, surga yang disitu penguasa semesta bermukim kok bisa diterobos dan diobrak-abrik. Tentara kerajaan langit kok bisa dikalahkan oleh seekor monyet. Benar-benar takhayul. Khurafat! Begitu kira-kira pikiran saya waktu itu yang saya percaya ada juga diantara Anda yang pernah punya pemikiran serupa, Anda para penyuka film-film yang berbasiskan mitologi Yunani misalnya. Tetapi sadarkah kita, bahwa dalam keyakinan Islam-pun, kiranya agama kita juga mempunyai plot cerita yang tak jauh berbeda dengan kisah Sun Go Kong tersebut. * Kutip dari A...

HAK YANG SAMA

Gambar
[disclaimer; Tulisan ini hanya menyoroti hak-hak hidup universal negara Israel sebagai salah satu bangsa manusia, bukan sebagai pembenaran atas segala keganasan yang mereka lakukan terhadap bangsa lain]. ~ Anda seorang Muslim? Maka tentunya anda tahu tentang perang Badr. Sedikit mengulas, Perang Badr adalah pertempuran hidup mati antara kaum muslim awal melawan orang-orang kafir Qurays pada tahun ke 2 hijri di Badr; sebuah lembah/pangkalan air terkenal yang terletak diantara Mekkah & Madinah. Suatu perang yang oleh umat Islam diyakini sebagai simbolisasi dari bertemunya kebaikan (muslim) & kejahatan (quraisy). Begitu hebat & menentukannya perang ini bagi agama Islam yang sampai terekam dalam Qur'an & mutawatir diceritakan secara berkelanjutan. Kedahsyatannya digambarkan sebagai 313 muslim melawan 1000 quraisy, sehingga pada awal-awal perang dikisahkan banyak muslim yang menjadi gentar & Nabi sendiri sampai harus pasrah menghiba kepada Tuhan dengan do'a (cu...

Membaca Ulang, KISAH SAYIDATINA AISYAH.

Gambar
Tersebut dalam riwayat sahih, saat dalam perjalanan pulang setelah ghazwa (serangan/invasi dengan tujuan) penakhlukan suku Yahudi bani Al-mustaliq, yang mana dari peristiwa ini Rasulullah mendapatkan Juwayriyah bint Al-Harits (seorang wanita yang dikenal cantik, anggun dan kuat), pasukan Muslim berhenti disuatu tempat untuk beristirahat. Dikisahkan pada kesempatan itu ummul mu'minin Aisyah ra. harus pergi ke suatu tempat guna sebuah keperluan (sebagian sejarahwan menyebut Aisyah pergi untuk memenuhi panggilan alam / buang hajat). Setelah selesai, beliau kembali keperkemahan, namun ia terkejut ketika menyadari bahwa kalungnya ternyata telah hilang. Sayidatina Aisyah kemudian pergi lagi dari perkemahan untuk mencari kalung yang hilang tersebut. Disisi lain, rombongan besar pasukan Muslimin telah berangkat kembali meneruskan perjalanan menuju Madinah dengan anggapan bahwa Aisyah sudah berada di dalam sekedup (tandu) nya. Dalam kebingungan, Aisyah yang tahu telah tertinggal memilih...