P ernah saya membaca sebuah pendapat yang menyebut bahwa sekalipun bersyahadat, mengerjakan shalat & fasih mengaji, anggota organisasi-organisasi semacam ISIS atau Wahabi otomatis tertolak dari Islam oleh sebab tindak-tindak kekejaman yang mereka lakukan. Sekilas ini cukup menenangkan. Tapi seberapa kuatkah sebenarnya pendapat demikian? Bagaimana dengan Islam sendiri dilihat dari sejarahnya? 1 ~ Kutip, Hadits Sunan Abu Dawud, No. 4348, ”Disampaikan oleh Abdullah Ibn Abbas: Seorang pria buta punya budak wanita yang sedang mengandung (bayi pria buta itu sendiri) & budak ini suka mengolok-olok Rasulullah. Ia melarang budak ini tapi budaknya tidak mau berhenti. Ia memarahinya, tapi budak itu tetap tidak meninggalkan tabiatnya. Suatu malam, budak itu mulai mencemooh Rasulullah & menghinanya. Lalu pria itu mengambil sebuah pisau, menempelkannya di perut budak itu, menusuk & membunuhnya. Janin-nya keluar diantara kakinya dengan berlumuran darah. Pagi harinya, ...