Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2022

INDONESIA 1965. Bagian 2 : Sejarah Hitam

Gambar
  Orang-orang PKI (orang tua & anak-anak) yang ditangkap dan poto Gua Grubug yang terletak di Dusun Jetis, Desa Pacarejo, Semanu, Gunung Kidul, sebuah tempat yang pernah menjadi lokasi pembantaian anggota PKI . Aku percaya, yang diceritakan mbah Marto bukanlah omong kosong apalagi sebuah kebohongan. Terkait hal ini, dalam dua tahun perjalananku ke Jawa salah satu niatku memang bertekad mencari tahu seperti apa sebenarnya sejarah masalalu para leluhurku; yakni keluarga emak di Banyuwangi dan keluarga bapak di Trenggalek. Dari yang kudengar dua daerah kakek moyangku ini (Banyuwangi & Trenggalek) dulunya adalah daerah-daerah yang termasuk area pusat pertarungan pengaruh ideologi-politik antara kaum Agama dan Nasionalis melawan PKI yang seketika menjadi medan pembantaian terhadap para simpatisan PKI paska tewasnya tujuh perwira Angkatan Darat yang dibunuh oleh elemen AD sendiri pada tanggal 30 September 1965 di Jakarta. Selain karena hal di atas, alasan utama yang...

INDONESIA 1965. Bagian 1: Mbah Marto

Gambar
" Waktu itu situasinya memang kacau Le... Gesekan antara Ormas PKI dan Kelompok-kelompok massa yang didukung ABRI semakin panas. Sampai suatu hari bertruk-truk anggota Anshor dan Gagak Hitam dari daerah lain diperbantukan untuk membersihkan wilayah ini. Aku melihat langsung ketika beberapa tetanggaku sepasang suami-istri yang dituduh terlibat PKI, digiring keluar dari rumahnya selepas asyar oleh anggota-anggota Anshor. Mereka meronta; meraung dan melolong-lolong minta pengampunan. Tak ada yang peduli karena mereka malah diseret ke atas truk untuk dibawa ke rumah penahanan. Anak-anaknya yang menyaksikan dari pintu menangis sesenggukan, mereka ingin ikut tapi ditahan oleh anggota Anshor yang lain. Selepas magrib, orang-orang yang ditangkapi ini dibawa ke jurang ditepi laut untuk ditebas dengan parang. Yang macam ini bukan hanya satu atau dua kejadian, banyak peristiwa serupa lainnya. Dan sampai sekarangpun, jika teringat kejadian-kejadian itu, aku masih selalu mual p...